Senin, 09 Desember 2013

Hati Seorang Hamba

kaki berjalan beriring waktu
ku sadari hidup hanya satu
lama ku lihat itu buntu
karana otak ku budu

aku belajar siang malam
namun tak ada yang berarti
aku bingung setengah mati
karana jiwa mulai bermuram

solat dan berdoa pasti terjadi
tapi hati tak terobati
apalah arti kalau begini
lebih baik mati dengan suci

kebaikan-keburukan sama saja
karana tak ada nilai 
karana tak beruba
keruh air di sungai

tak mengertinya aku tentang hidup
membuat ku sengsara lahir batin
kesalahan telah ku perbuat
berjuta dosa di dalam dada

Tuhan.....
ingin sekali aku melihat-Mu
ingin sekali aku memeluk-Mu
ingin sekali aku berbicara pada-Mu
Tidak...
itu terhalang dengan tembok kehidupan.
yang seakan membatasi kita
menutup hidup menjadi tahanan selamanya

hari demi hari
hati ku semakin kotor dan kotor
aku seakan tak bersyukur 
seakan menghiraukan petunjuk-Mu

realitanya begitu....
aku kebingungan dibuat oleh mata cinta ku
yang silau dengan dunia
silau dengan berbagai hidangan sedap
ala hantu tak bertuhan

ku sadari
hamba hanyalah hamba
seorang yang berhati batu
tapi begitu rapuh