Rantai
kehidupan ku terukir di awan-awan surga mahligai impianku. Anak bungsu dari 16
bersaudara itu lah aku. M.A.S. Al Bangkavy. Berjuta-juta angan, dan cita-cita
yang ingin ku raih mulai dari dulu hingga sekarang tak pernah pudar. Walaupun
memang terlalu banyak hambatan dan rintangan yang menghalangi itu semua. Namun
selama darah masih mengalir, jantung masih berdetak, dan hidung masih menghirup
nafas tuhan tak ada kata Menyerah dan Kalah, tidak……tidak dan tidak. AKU BISA.
Banyak
mimpi-mimpi yang ingin ku capai baik yang lokal, nasional, dan internasional.
Baik itu berdimensi dunia maupun akhirat. Disini aku memaparkan visi-visi dunia
serta visi akhirat ku yang disertai dengan langkah-langkah apa aja yang saya
persiapkan. Inilah mereka …… !!!!!
1. Eropa
Merupakan sebuah negeri
yang luar biasa menurut ku. Disana banyak kebudayaan-kebudayaan dari berbagai
macam bangsa. Peradaban dunia pun dimulai disana, bak center of the world in Europe. Sehingga saya pun tertarik kesana
untuk menuntut ilmu, bekerja, dan berdakwah serta melanjutkan perjuangan islam
yang agung untuk ditanamkan disana.
Untuk mencapai ini aku
harus bisa mengalahkan diri ku sendiri dalam hal nafsu jahat dan pikiran
negatif tapi harus positive thingking.
Aku tidak boleh terikut arus tapi aku yang membuat arus, aku pun tak boleh
terwarnai akan kehidupan yang fana. Persiapan yang matang pun harus betul-betul
aku rencanakan, seperti ; mempelajari bahasa-bahasa dunia, bahasa inggris,
bahasa arab, dan bahasa-bahasa lainnya, dikarenakan Eropa tempatnya orang-orang
dari seluruh belahan dunia berkumpul.
Berkata ku dalam hati,
Tuhan, kabulkan lah do’a ku ini agar dapat tercapai cita-cita ini ya Allah. Aku
pun berjanji akan sungguh-sungguh dalam belajar, dan beribadah, karena Eropa
telah lama Menunggu ku untuk mencerahkannya.
2. Duta
Negara
Sebagai orang yang
berpendidikan (red: educated), kita
harus memiliki idealisme yang kuat dalam hidup agar tak terkalahkan oleh
mainstream dunia yang bergejolak tinggi. Aku ingin menjadi Duta Negara
Indonesia untuk Negara-Negara Luar Negeri khususnya Negeri-Negeri Muslim.
Making
Plan
pun perlu dipersiapkan sedini mungkin, karena untuk menjadi seorang duta negara
harus memiliki kapabilitas, kualitas, communication
skill, serta kemampuan bahasa asing dan penguasaan ilmu tata negara,
administrasi negara, sosial politik, sosial publik, serta seluk beluk urusan
negara.
Mimpi ini pasti ku raih
dengan komitmen yang kuat dan istiqomah di jalan-Nya.
3. Menteri
Pendidikan dan Menteri Agama
Menjadi seseorang yang
dapat melakukan kebaikan untuk kemaslatan umat/masyarakat luas itu tidak lah
mudah, butuh namanya perjuangan, kerelaan/keikhlasan hati, dan jatuh bangun itu
hal yang wajar. Untuk mengurusi rakyat dan umat (saudara/ri ku muslim) jalan
menjadi Menteri ini lah yang ku pilih agar dapat berdedikasi bagi semuanya.
Belajar tekun diiringi
dengan berdo’a serta beribadah kepada sang pencipta kunci utamanya. Tak lupa
pula untuk selalu menambah khazanah keilmuan tentang negara perlu banyak
bertanya kepada para ahli/pakar dibidangnya dan membaca buku tata kenegaraan.
Janji ini ku pegang
kuat untuk bisa berbuat untuk rakyat. Caleg donk !! hahaha
4. Haji
Mabrur
Untuk menjadi seorang
muslim sejati dan insyaallah islam kita pun sempurna, kita harus melaksanakan
rukun islam yang ke-5 yaitu pergi haji bila kita mampu, tapi pasti kita mampu
semua baik secara rohaniah maupun jasmaniah bila yakin. Pada visi dunia saya
yang ke lima ini, ingin sekali saya dapat pergi haji bersama keluarga ku
terkhusus Mak gue. Sedih bila ku tak dapat memberangkatkan keluarga ku naik
haji. Paling tidak Mak gue yang bisa pergi kalau uangnya masih belum cukup.
Segala daya dan upaya
pun sudah ku persiapkan untuk naik haji bersama-sama mereka diantaranya
berazzam/niat yang kuat, berdo’a, dan menabung sedikit demi sedikit.
Dengan keyakinan dan
kerja keras yang kuat aku yakin kami semua bisa menjadi Haji Mabrur. Amien
5. Businessman
so pasti Superman
Hidup itu butuh makan,
untuk itu uang wajib kita miliki. Kejamnya hidup ini lebih kejam bila kita cuma
menunggu dibelas kasihani oleh orang lain. Saya pun bercita-cita agar dapat
memiliki serta mendirikan sebuah bisnis yaitu properti (perumahan islami), supermarket/mall,
restauran, butik pakaian, dan lain-lainnya. Dengan demikian saya menjadi salah
satu orang yang peduli dengan roda ekonomi rakyat yang selalu berputar tak
menentu.
Saya juga dapat
membantu keluarga serta masyarakat luas.
Dengan demikian saya
harus bisa membaca peluang dan banyak belajar dengan para ahli bisnis tentang
mengurusi sebuah bisnis, perusahaan, dan pabrik.
Saya yakin saya bisa
dan HARUS BISA.
6. Punya
Lembaga Pendidikan
Sebagai mahasiswa serta
calon wisudawan, dan yang lebih terpenting orang yang berstatus Agent of Change. Saya ingin sekali dapat
memberikan kontribusi bagi bangsa, agama, dan masyarakat agar bisa mendirikan
sebuah lembaga pendidikan yang dapat berfungsi untuk generasi-generasi islam
menimba ilmu.
Karena sebuah lembaga
pendidikan/sekolah itu lah wadah yang tepat untuk mentransfer ilmu kepada calon-calon
kader bangsa dan agama nanti serta sebuah peradaban itu tak akan bisa tumbuh
tanpa sebuah wadah yang jelas.
Dengan ini lah aku
selalu belajar, belajar, dan belajar. Setiap hari aku harus dapat penambahan
ilmu keislaman, dan ilmu umum.
7.
S1, S2, S3, SSSSSSSS……….
Di era globalisasi dan
kemajuan zaman ini setiap manusia dituntut untuk memiliki kualitas dan
kemampuan yang hebat dibidangnya. Kalau tidak, kita tidak akan bisa menjadi
orang besar namun kecil tak berguna.
Islam pun mengajarkan
kepada kita agar menjadi orang yang berilmu tinggi nan rendah hati. Karena
kalau kita tidak memiliki kualitas diri, sertifikasi diri, bahkan standarisasi
diri tidak sesuai dengan standarisasi dunia sekarang, maka bersiap-siaplah ane
serta kalian semua hanya menjadi orang bawahan yang terjebak dalam rencana
hidup orang lain. Bahaya broooooooooo……….
Ini
lah tujuh helai impian ku yang ingin ku gapai, ku raih, dan ku
menjadi/perasa/pelaku dalam mimpi-mimpi itu bukan sekedar tulisan maupun ucapan
saja tetapi semua itu pasti aku realisasikan dalam hidup ku, kalau tidak aku hanyalah
Pecundang. Mereka semua aku nama kan Seven
of The Diamond Dream.
Kita
lanjutkan dengan visi akhirat ku, tadi di mana kita sudah melihat dan membaca
seksama tujuh mimpi tadi. Ibaratkan sebuah pasangan, itu lah dunia yang tak
akan ada bila tidak ada akhirat. Makanya saya pun merancang beberapa visi
akhirat ku nanti. Karena akhirat lah tempat kembali kita yang paling abadi dan
indah.
1. Surga
Firdaus
Aku
bercita-cita agar dapat masuk ke Surga yang paling tinggi levelnya yaitu Surga
Firdaus. Masuk kesana ingin sekali dengan keluarga ku yang memimpikan itu agar
terkabul. Dapat berkumpul Mendengar nama surga saja sudah menyejukkan hati
kita, apalagi bila kita merasakannya dengan masuk dan bertempat tinggal di
sana, sungguh kesenangan dan kebahagiaan yang luar biasa tiada tanding.
Untuk
menjadi salah satu penghuni Surga Firdaus ini pun saya harus ikhlas beribadah
kepada Allah, berusaha mencari ridho-Nya, melaksanakan Perintah-Perintah-Nya,
dan mematuhi apa larangan-Nya. Berbuat baik sesama manusia kepada siapa pun
dengan demikian orang lain akan selalu mendo’akan kita dan bermanfaat sekali
dalam membantu kita kelaknya.
Aku
harus banyak belajar tentang agama, islam kepada siapa pun khususnya orang yang
tahu akan Al Qur’an. Kerja sama pun saya bentuk dengan teman-teman ku semua.
2. Bergandengan
bersama Rasullah
Aku
memang orang yang bodoh, kotor, jijik, najis, tak ada gunanya, penakut, dan
pecundang, tapi itu tidak membuat ku patah semangat –Never Give Up. Saya harus bisa mengalahkan diri ku sendiri, just be
yourself. Apalagi bergandengan dengan Rasulullah di Surga nanti, sungguh ini
liuar biasa, Keinginan aku ini akan
diamini oleh AllaH SWT, Rasulullah saw, memang orang bukan sembarangan orang
beliau adalah “Malaikat”.
Ketika
aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar